Membangun Jaringan Komputer pada OS Linux


MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER DAN AKSES INTERNET
PADA  SYSTEM OPERASI LINUX (UBUNTU 9.04,  SABILY dan GAZA)

A.       Pendahuluan
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.

B.       Jaringan komputer

1.        Pengertian

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung denganjaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

2.        Jenis-Jenis jaringan Komputer

Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :

a.         Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.

Merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

b.         Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan

Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

c.         Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar

Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan media transmisi data, jaringan komputer dapat dibedakan, yaitu sebagai berikut:

-            Jaringan Berkabel (Wired Network)

Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

-            Jaringan Nirkabel (Wireless Network)

Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

3.        Topologi Jaringan Komputer

o    Topologi Peer to Peer (Point to Point)

o    Bus
o    Ring
o    Star
o    Tree (Mesh)

4.        Protokol

Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
Protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut :
1.         Ethernet
2.         Local Talk
3.         Token Ring
4.         FDDI
5.         ATM

5.        Ethernet

Protocol Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak digunakan, Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Sistem ini menjelaskan bahwa setiap komputer memperhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi jika jaringan telah bersih. kadangkala dua buah komputer melakukan transmisi pada saat yang sama, ketika hal ini terjadi, masing-masing komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. metode ini dikenal dengan koalisi, dan tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari network.
Protokol Ethernet dapat digunakan untuk pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon . Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optic pada kecepatan 10 Mbps.

C.        Tujuan
1.         Siswa dapat membangun jaringan komputer
2.         Siswa dapat mengidentifikasikan peralatan yang diperlukan untuk membangun sebuah jenis jaringan komputer
3.         Siswa dapat mengkoneksikan komputer pada sebuah jaringan ke internet/

D.       Standar Kompetensi
1.         Memahami dasar-dasar penggunaan Jaringan Komputer dan internet
2.         Menggunakan Internet untuk memperoleh informasi

E.        Kompetensi Dasar
1.         Mengidentifikasi perangkat keras yang digunakan dalam jaringan komputer
2.         Melakukan berbagai cara untuk memperoleh sambungan Internet

F.        Materi Kerja Praktik
1.        Mempersiapkan Alat dan Bahan :
a.        Perangkat Lunak (Software)
Sistem operasi yang digunakan adalah Linux Ubuntu 9.04 dan Linux Muslim Edition (Sabily 8.0 dan Gaza 9.10) karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan istem operasi yang lain, diantaranya memiliki kekebalan terhadap serangan virus dan kemudahan dalam instalasi.
Komputer yang terhubung dengan jaringan terdiri dari 7 buah komputer dengan satu printer dan satu modem yang digunakan untuk koneksi internet.
b.        Perangkat Keras (Hardware)
1.         Komputer, sebanyak 7 unit
2.         Modem, sebanyak 1 unit
3.         Printer, sebanyak 1 unit
4.         Ethernet Card (LAN Card), komputer yang tersedia kebetulan sudah terpasang LanCard secara onboard.
Bentuk port-nya (colokan) di belakang komputer, seperti berikut ini:



Bila tidak menjumpai colokan seperti gambar di atas, berarti dibutuhkan Lan card yang offboard (lepas) yang kemudian harus dipasang di komputer.
Bentuknya LAN Card yang offboard, seperti gambar dibawah ini:


                               
5.         Kabel, terdapat beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer, yaitu:
-            Kabel Coaxial
-            Kabel UTP
-            Kabel Serat Optik
Jenis kabel yang digunakan dalam Ujian Praktik ini, yaitu Kabel UTP-5 atau UTP-5e. Kabel UTP merupakan kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel berwarna



6.         Conector RJ-45, sebagai alat penyambung antara kabel UTP dengan LAN Card



Connector RJ45 ini nanti bakal kita sambungkan dengan kabel UTP-5e sehingga membentuk seperti gambar berikut di bawah ini:
               


7.        Switch atau Hub, berdasarkan jumlah port (colokan) terdapat beberapa jenis dan model Switch, mulai dari 4 port, 8 port, 16 port, 32 port dan seterusnya. Berikut contoh Switch 8 port:



Switch ini digunakan untuk mengkoneksikan beberapa buah komputer satu sama lain melalui kabel UTP.
8.        Tang Crimping, digunakan untuk memasangkan RJ-45 ke kabel UTP-5
  


2.        Proses Pengkabelan dengan UTP
Untuk menghubungkan komputer - komputer tersebut ada 2 tipe konfigurasi kabel yang digunakan, yaitu tipe straight dan tipe cross.
1.         Metode Straight-Through (NIC-HUB)
Metode pengabelan ini dipergunakan untuk menghubungkan antara NIC dengan HUB/Switch. Kabel UTP merupakan kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel berwarna yang dipilin sesuai dengan pasangannya. Pada pemasangan hanya digunakan 4 kabel saja, yaitu kabel urutan 1 dan 2 untuk Transmit/kirim (putih oranye, oranye) dan urutan 3 dan 6 untuk Receive (putih hijau, hijau). Walaupun demikian, kabel lainnya tetap ikut terpasang ke konektor Rj 45 (Registered Jack 45). Straight (A-A/B-B) adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB dan berkorespondensi 1-1,
 
Penjelasan gambar:
Straight
1. Putih Orange —— 1. Putih Orange
2. Orange —— 2. Orange
3. Putih Hijau —— 3. Putih Hijau
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 6. Hijau
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat


2.         Metode Crossed-Over (NIC-NIC)
Digunakan untuk koneksi antara PC dengan PC atau untuk menghubungkan dua komputer, tidak berkorespondensi 1-1 karena ada persilangan pada susunan kabelnya. Misalnya digunakan dalam Topologi Peer to Peer (Point to Point).


Cross-Over
1. Putih Orange —— 3. Putih Hijau
2. Orange —— 6. Hijau
3. Putih Hijau —— 1. Putih Orange
4. Biru —— 4. Biru
5. Putih Biru —— 5. Putih Biru
6. Hijau —— 2. Orange
7. Putih Coklat —— 7. Putih Coklat
8. Coklat —— 8. Coklat

Ada aturan khusus mengenai pengurutan warna kabel, yaitu biasanya menggunakan standar EIA/TIA 568 (baik A maupun B) :

Standar 568 A
Standar 568 B
1.    putih hijau
2.    hijau
3.    putih oranye
4.    biru
5.    putih biru
6.    oranye
7.    putih coklat
8.    coklat
1.    putih oranye
2.    oranye
3.    putih hijau
4.    biru
5.    putih biru
6.    hijau
7.    putih coklat
8.    coklat

(kabel diurut dari sebelah kiri, gagang pengait konektor ada dibawah)

Perhatikan perbedaan pemasangan kabel antara metode Straight dan Corssover pada gambar dibawah ini:


3.        Testing Kabel Jaringan
Karena jenis kabel yang digunakan adalah Kabel UTP, maka kita memerlukan sebuah alat yang dinamakan dengan Tester kabel jaringan.

        

4.        Pengaturan/Setting IP Address Komputer
IP Address adalah                         Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP)
adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat
identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini
adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang
menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
    Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
   - IP versi 4 (IPv4)
   - IP versi 6 (IPv6)
Range dari pembagian Kelas IP Address adalah sebagai berikut:
    Kelas A : 0 sampai 126                  Kelas D : 224 sampai 239
    Kelas B : 128 sampai 191                Kelas E : 240 sampai 255
    Kelas C : 192 sampai 223
IP Address terdiri dari 4 buah Byte angka yang dipisahkan dengan tanda titik (.)
contoh: 192.168.1.20
Byte pertama: 192
Byte kedua: 168
Byte ke-3: 1
Byte ke-4: 20
sumber* http://www.hi-techmall.org/workshop/node/6775
Kelas-kelas IP address yang umum digunakan terdiri dari :
1. Kelas A : 1 – 126 dengan batasan 1.0.0.0 – 126.255.255.254
                      Dengan Broadcast Address 126.255.255.255
                      Subnet Masknya : 255.0.0.0
2. Kelas B : 128 – 191 dengan batasan 128.0.0.0 – 191.255.255.254
                      Dengan Broadcast Address 191.255.255.255
                      Subnet Masknya : 255.255.0.0
3. Kelas C : 192 – 223 dengan batasan 192.0.0.0 – 223.255.255.254
                      Dengan Broadcast Address 223.255.255.255
                      Subnet Masknya : 255.255.255.0
IP Address dengan IP 127 tidak digunakan karena sudah digunakan sebagai IP Local (loopback IP Address).
There is a range of IP addresses used by Facebook.
69.63.184.142         atau 69.63.187.17 atau 69.63.187.19 atau
69.63.181.11          atau 69.63.181.12
Other website ip address:
209.191.93.52 (yahoo)         68.180.206.184 (yahoo)       216.239.51.99 (google)
 

Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah:
1.         address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer.
2.         network: menentukan Network Address komputer.
3.         netmask: menentukan subnet mask network komputer.
4.         broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan.
5.         gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya.

G.       Langkah Kerja Praktik
Setiap kelompok dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
-            Metode-S (Straight, Topologi Point to Point atau Peer to Peer)
-            Metode-C (Crossover, Topologi Star)
-            Masing-masing metode memiliki 1 meter kabel UTP dan 2 buah Connector RJ45.
-            Tang Crimping dan Tester Kabel Jaringan digunakan bergantian.

Setelah semua perlengkapan siap, lakukan urutan kerja berikut:
1.         Siapkan Kabel UTP, tiap kelompok mendapatkan 2 buah kabel UTP dengan panjang masing-masing 1 meter dan 2 buah pasang Connector RJ45.
2.         Gunakan Tang Crimping untuk memotong Kabel UTP.
3.         Urutkan ke 8 buah kabel warna sesuai dengan Metode Pengkabelan, Straight atau Crossover.
4.         Pasang kabel UTP ke Connector RJ45.
5.         Gunakan Tester kabel jaringan untuk memeriksa koneksi masing-masing nomor kabel.
6.         Jika proses pengkabelan selesai:
a.         Untuk Metode-S, sambungkan ujung kabel satu ke Ethernet Card PC-1 dan ujung lainnya ke Ethernet Card PC-2. (Topologi Point to Point atau Peer to Peer)
b.         Untuk Metode-C, sambungkan ujung kabel satu ke Ethernet Card PC-1 dan ujung lainnya ke Switch.


1.         Setting IP Address.
-     klik icon LanCard                


-     klik Wired dan pilih Edit


-     klik Ipv4 Setting,
-     pada bagian Method: pilih Manual
-     klik +Add dan isikan IP Addressnya
-     isi DNS Server dengan 208.67.222.222
-     klik Apply



2.         Memeriksa koneksi antar komputer:
-     di taksbar klik menu System ® Administration ® Network Tools
-     klik Ping dan ketik ip address server 192.168.0.1 kemudian klik tombol Ping untuk mulai
-     jika muncul 5 buah grafik berwarna hijau, maka koneksi ke server berhasil. Jangan lupa untuk menutup/Exit Network Tools



3.         Akses Internet
-     aktifkan web browser dan ketik pada AddressBar http://tikdh.blogspot.com
-     klik menu Ujian Praktek TIK  dan isi bagian komentar dengan Kelas, Nama Kelompok, Anggota dan Nomor Peserta Ujian.

….selesai….